Pernah bingung nonton Harry Potter lalu langsung pindah nonton Avengers? Rasanya aksen Inggris mereka beda banget, kan? Kamu mungkin dengar ada yang bilang ‘water’ (dengan ‘R’ jelas) dan ada yang bilang ‘wottah’ (T-nya seperti hilang).
Memahami perbedaan ini penting. Kamu mungkin merasa kesulitan saat listening tes IELTS, atau jadi ragu saat harus meeting bisnis dengan klien internasional.
Yuk, kita bedah 6 perbedaan utamanya biar kamu makin paham dan percaya diri.
Perbedaan Utama British English dan American English
Perbedaan ini bukan cuma soal “gaya” bicara. Perbedaan ini mencakup hal-hal fundamental seperti bunyi, pilihan kosakata, sampai aturan tata bahasa yang dipakai sehari-hari.
1. Pengucapan Huruf R
Ini adalah perbedaan yang paling gampang kamu dengar dan jadi penanda utama. Dalam linguistik, ini dikenal sebagai Rhoticity.
Aksen American (AmE) itu Rhotic. Artinya, huruf ‘r’ diucapkan jelas di mana pun letaknya. Kamu bisa mendengarnya dengan kuat di kata ‘car’, ‘hard’, dan ‘farmer’. Bagi telinga orang Indonesia (yang bahasanya juga rhotic), aksen AmE ini terdengar lebih jelas R-nya.
Sebaliknya, aksen British (BrE) itu Non-rhotic. Mereka cenderung ‘menghilangkan’ atau tidak membunyikan huruf ‘r’ kalau letaknya setelah vokal dan tidak diikuti vokal lain. Karena itu, ‘car’ terdengar seperti ‘kaa’, ‘hard’ jadi ‘haad’, dan ‘farmer’ menjadi ‘faamah’. Vokalnya jadi terdengar lebih panjang.
Tapi ada pengecualian penting di BrE! Mereka akan mengucapkan ‘r’ yang “hilang” itu jika kata berikutnya dimulai dengan bunyi vokal. Ini disebut ‘Linking R’, untuk menyambung kata. Misalnya, “far away” akan diucapkan “farr-away”, bukan “faa-away”.
2. Nasib Bunyi T di Tengah Kata
Perbedaan besar lainnya ada pada perlakuan bunyi ‘t’ di tengah kata, misalnya pada kata ‘water’.
Di AmE, bunyi ‘t’ ini (terutama di antara dua vokal) sering berubah jadi bunyi ‘d’ cepat. Fenomena ini disebut ‘T-Flapping’. Inilah mengapa ‘water’ kedengaran seperti ‘wadder’ dan ‘butter’ jadi ‘budder’. Ini juga yang bikin kata seperti ‘latter’ (kemudian) dan ‘ladder’ (tangga) terdengar nyaris identik di telinga orang Amerika.
Di banyak aksen BrE modern, bunyi ‘t’ yang sama justru diganti dengan ‘Glottal Stop’. Ini adalah bunyi berhenti mendadak di tenggorokan, seolah-olah kamu menahan napas sejenak di tengah ujaran “uh-oh”. Awalnya ini ciri khas aksen London (Cockney), tapi sekarang sudah sangat umum di aksen standar. Jadi, ‘water’ terdengar seperti ‘wo’uh’ dan ‘butter’ menjadi ‘bu’uh’.
3. Perbedaan Vokal A
Perbedaan vokal mungkin yang paling sulit dipelajari, tapi sangat jelas terdengar. Kita bisa lihat contohnya di kata ‘cat’ (kucing) dan ‘bath’ (mandi).
Penutur AmE mengucapkan vokal di kedua kata itu SAMA. Keduanya menggunakan vokal [æ] yang pendek, seperti yang kamu dengar di kata “apel” atau “trap”.
Penutur BrE membedakannya. Kata ‘cat’ (atau ‘trap’, ‘mad’) tetap sama. Tapi, kata ‘bath’ diucapkan pakai ‘Broad A’ [ɑː] yang lebih panjang dan dalam, seperti ‘aaah’. Pola yang sama juga berlaku untuk kata seperti ‘laugh’, ‘dance’, ‘can’t’, ‘fast’, dan ‘after’. Ini adalah salah satu ciri yang sering dianggap “elegan” atau “posh” dari aksen BrE.
4. Kosakata yang Sering Bikin Salah Paham
Ini adalah area yang paling sering bikin salah paham dalam komunikasi sehari-hari, bahkan bisa fatal atau memalukan jika salah konteks.
Contoh klasiknya: jangan minta ‘rubber’ ke orang Amerika. Di AmE, ‘rubber’ adalah bahasa slang untuk kondom. Padahal di BrE, ‘rubber’ adalah penghapus pensil (yang di AmE disebut ‘eraser’).
Contoh fatal lainnya: ‘pants’ di AmE adalah celana panjang. Tapi di BrE, ‘pants’ berarti celana dalam. Kalau kamu di London, kamu harus bilang ‘trousers’ untuk celana panjang.
Supaya lebih jelas, berikut adalah beberapa perbedaan kosakata yang paling umum:
| Konsep | British English (BrE) | American English (AmE) |
| Celana Panjang | Trousers | Pants |
| Pakaian Dalam | Pants / Underwear | Underwear / Shorts |
| Apartemen | Flat | Apartment |
| Kentang Goreng | Chips | French Fries |
| Keripik Kentang | Crisps | Chips |
| Bensin | Petrol | Gas(oline) |
| Bagasi Mobil | Boot | Trunk |
| Kap Mesin Mobil | Bonnet | Hood |
| Antrian | Queue | Line |
| Musim Gugur | Autumn | Fall |
| Lift | Lift | Elevator |
| Trotoar | Pavement | Sidewalk |
| Tempat Sampah | Bin / Dustbin | Trashcan / Garbage can |
5. Aturan Tata Bahasa atau Grammar
Perbedaan tata bahasa mungkin tipis, tapi sangat konsisten dan penting, terutama dalam penulisan formal atau ujian seperti IELTS.
a. Penggunaan Tense (Present Perfect vs Simple Past)
Perbedaan paling umum adalah untuk kejadian yang baru saja selesai. Penutur BrE cenderung kaku menggunakan Present Perfect ($have$ + Past Participle). Misalnya, “I**’ve lost** my wallet” (karena dompetnya masih hilang sekarang).
Sementara itu, AmE jauh lebih fleksibel. Mereka sangat umum menggunakan Simple Past dalam konteks yang sama: “I lost my wallet.” Mereka juga paham dan menggunakan Present Perfect, tapi Simple Past (apalagi dengan kata ‘just’ atau ‘already’) sangat lazim di percakapan harian.
- BrE: “I**’ve just finished** my homework.”
- AmE: “I just finished my homework.” (Sangat umum)
b. Kata Kerja Tidak Beraturan (Irregular Verbs)
Perbedaan lain ada di beberapa kata kerja tidak beraturan. BrE cenderung mempertahankan akhiran ‘-t’ untuk bentuk lampau (Past Tense dan Past Participle). Bentuk seperti ‘learnt’, ‘dreamt’, ‘burnt’, dan ‘spelt’ adalah ejaan standar di Inggris.
AmE telah menstandarisasi banyak kata kerja ini ke akhiran ‘-ed’ yang reguler. Jadi, mereka hampir selalu menggunakan ‘learned’, ‘dreamed’, ‘burned’, dan ‘spelled’.
c. Perbedaan Preposisi Kecil
Ini detail kecil tapi sering menjebak. Misalnya, untuk merujuk pada akhir pekan, penutur BrE akan bilang “at the weekend”, sementara penutur AmE bilang “on the weekend”.
Contoh lain, untuk merujuk lokasi di jalan: BrE sering pakai “in the street” (misal: “a shop in Oxford Street”), tapi AmE hampir selalu pakai “on the street” (“a shop on 5th Avenue”).
6. Cara Menulis atau Ejaan
Ini adalah perbedaan yang paling jelas terlihat saat kamu menulis email atau esai. Secara umum, ejaan AmE cenderung lebih simpel, seringkali menghilangkan huruf yang tidak diucapkan.
Sebagian besar perbedaan ini berkat Noah Webster (pembuat kamus Webster). Di abad ke-19, ia ingin menyederhanakan ejaan dan menciptakan identitas bahasa Amerika yang terpisah dari Inggris.
Berikut adalah aturan ejaan utama yang membedakan keduanya:
| Aturan Ejaan | British English (BrE) | American English (AmE) | Contoh |
| -our vs -or | -our | -or | colour / color, favour / favor |
| -re vs -er | -re | -er | centre / center, theatre / theater |
| -ise vs -ize | -ise / -yse | -ize / -yze | organise / organize, analyse / analyze |
| -ll- (double) | -ll- (traveller) | -l- (traveler) | cancelled / canceled, jeweller / jeweler |
| -ence vs -ense | -ence | -ense | defence / defense, licence / license |
| -ogue | -ogue | -og | catalogue / catalog, dialogue / dialog |
Terus Aku Harus Pilih Aksen Mana?
Ini adalah pertanyaan paling umum, dan jawabannya: tergantung tujuan kamu.
Kalau kamu fokus persiapan tes IELTS, kamu wajib familiar dengan KEDUA aksen ini, ditambah aksen Australia dan New Zealand. Di bagian Listening IELTS, semua aksen itu akan muncul secara acak untuk menguji pemahamanmu, jadi kamu tidak bisa pilih-satu.
Untuk konteks bisnis, tidak ada yang “lebih baik”. Yang paling penting adalah konsistensi. Jangan sampai dalam satu email atau proposal bisnis, kamu mencampur ejaan ‘color’ (AmE) dan ‘organise’ (BrE). Klien di London mungkin akan merasa aneh jika proposalmu penuh ejaan AmE, begitu pula sebaliknya. Ini bukan soal benar atau salah, tapi soal profesionalisme dan perhatian pada detail.
Untuk percakapan sehari-hari, cukup pahami keduanya. Kamu pasti sering terpapar keduanya dari film Hollywood (AmE) dan berita BBC (BrE), jadi bisa memahami keduanya akan sangat membantumu.
Kabar baiknya, kamu tidak harus pusing sendirian. Di kelas kami, tutor profesional kami sangat memahami nuansa ini. Baik kamu ambil kelas Conversation, Business English, atau persiapan IELTS, kami akan bantu melatih telingamu agar terbiasa dengan semua aksen. Kami juga bisa bantu kamu memilih satu aksen untuk difokuskan agar terdengar lebih konsisten dan profesional.
Siap Memperjelas Aksen Kamu?
Memahami perbedaan British dan American English adalah kuncinya. Ini bukan soal mana yang lebih bagus, tapi soal mana yang paling pas buat kebutuhanmu dan bagaimana kamu bisa berkomunikasi dengan percaya diri.
Mau tahu level bahasa Inggrismu atau butuh bimbingan biar lebih pede? Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan cari tahu program privat yang paling cocok buat kamu!

